Jujuran (melamar khas banjar)

Dalam proses menuju pernikahan, sebelumnya dilakukan tahapan melamar (jujuran : Banjar). Tahapan melamar ini secara budaya di Bapinang adalah mengantar uang untuk acara pernikahan serta bibit pohon kelapa, pohon pandan dan pohon salak dihias sedemikian rupa. Dan di pihak perempuan pun sama menyiapkan pohon yang sama untuk ditukar, sedangkan jumlah uang jika laki-laki menyumbang 7 juta, pihak perempuan jika menerima berarti menyiapkan uang 7 ribu. Dan uang 7 ribu beserta pohonnya menjadi rebutan ketika si perempuan memungut uang 7 juta yang akan dimasukkan kedalam kantong jujuran. Ramai juga ketika ada rebutan, dan pohon harus ditanam sedangkan uang 7 ribu rebutan tidak boleh dijajankan. Setelah proses tahapan tersebut selesai, baru ada perundingan penetapan hari-H pernikahan. Alot juga, karena penuh dengan perhitungan yang matang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar