Pelatihan Pengendalian dan Pencegahan Karhutla Terpadu di Sampit

Pada tanggal 1 - 5 Februari 2016, telah diselenggarakan pelatihan dan praktek pengendalian dan pencegahan Karhutla secara terpadu di Hotel Aquarius Sampit.
Pelatihan dan praktek pengendalian dan pencegahan Karhutla secara terpadu ini digagas oleh PT. Rimba Makmur Utama yang diselenggarakan oleh Yayasan Puter Indonesia dan didukung oleh USFS (Kehutanan Amerika Serikat), Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, dan USAID.
Undangan yang datang dalam kegiatan ini antara lain, Dishutbun Kotim, BLH Katingan, Manggala Agni Kotim - Katingan, Regu Siaga Api PT. RMU, perwakilan PT. Rimba Raya Conservation (RRC), kelompok Sahabat Alam dan para pihak yang berurusan dengan pengendalian Karhutla.

Penggagas, Pelaksana dan Pendukung Pelatihan dan Praktek Pencegahan Karhutla
Suasana Pelatihan dan praktek pengendalian Karhutla
Diskusi para peserta mengenai pengendalian Karhutla secara terpadu

Kunjungan peserta pelatihan ke wilayah Konsesi RE PT. RMU di Katingan

Sahabat Alam

Sahabat Alam merupakan sebuah nama dari kelompok pengrajin rotan dan purun yang berada di Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dalam cita-citanya, kelompok ini melakukan aksi dengan mempertahankan sumber daya alam rotan dan purun untuk alternatif peningkatan ekonomi warga.

Papan Nama Sahabat Alam di Desa Terantang
 Dalam kegiatannya, kelompok Sahabat Alam sudah mengeksport keranjang rotan ke Inggris serta melatih dan belajar bersama tentang kerajinan rotan dan purun dengan desa-desa tetangga. 

Keranjang Rotan Siap Eksport ke Inggris

Keranjang Rotan masuk Kontainer
Dalam promosinya, kelompok Sahabat Alam berani menyampaikan aspirasinya kepada Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur untuk mengenalkan produksi kelompok rotan yang bisa dipasarkan untuk lokal ataupun daerah lain.

Pengenalan kepada Bupati Kotawaringin Timur