Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Transportasi. Tampilkan semua postingan

Jembatan Bejarum - Sampit Kotawaringin Timur, Kal-Teng

Liputan gambar Jembatan Bejarum yang rusak pada hari senin, 27 Januari 2014


antrian truk dan mobil dari sampit ke palangka raya
simpang jembatan bejarum kotabesi
yang lewat hanya pejalan kaki dan sepeda motor
antrian truk dan mobil arah palangka ke sampit
kapal penyeberangan truk dan mobil
pelabuhan di cempaka timur
antrian dari arah palangka raya menuju sampit
hanya pejalan kaki dan sepeda motor yang bisa lewat jembatan
pelabuhan penyeberangan kota besi

Pelabuhan Peti Kemas Bagendang...

data photo : Juli 2013

pelabuhan peti kemas bagendang

Kapal Pengangkut Peti Kemas

Kapal Pengangkut Peti Kemas 2

BBM di Sampit dan Sekitarnya...

(hasil Silaturahmi dengan pengantri/pelangsir BBM di SPBU sekitar Sampit)



Bicara mengenai BBM (solar dan bensin) di Sampit dan sekitarnya pastilah menggiurkan. Mengapa ?, hanya hitungan 4 jam (solar) dan 6-7 jam (bensin) saja, 5 SPBU yang ada di kota Sampit habis, padahal sebelumnya diisi oleh tangki pertamina sebanyak 8.000 liter s/d 10.000 liter/hari.
Lantas bagaimana dengan yang tidak kebagian BBM dalam antrian ?, yach disinilah bisnis menggiurkan untuk yang mendapat antrian paling depan (walaupun ada semacam ngasih jatah antrian karena harus saling memahami keadaan) namun setelah dijual kembali kepada yang memerlukan, ternyata hasilnya lumayan.
Hasilnya yang lumayan bagaimana ? yach hasilnya lumayan sebagai pilhan untuk :
1.   Alternatif pekerjaan disamping pekerjaan utama karena pendapatan langsung diraih per hari
2.      Bisa menabung untuk mencicil kreditan mobil dan motor
3.      Mendingan (truk) mengantri solar daripada mengangkut pasir/semen yang hasilnya lebih tinggi
4.     Sebagai pekerjaan daripada menganggur

Hasil diatas adalah semata-mata untuk menyambung hidup untuk keluarga mereka.
salah satu SPBU di sekitar Sampit
 Lantas, bagaimana dengan rencana (jika jadi) kenaikan BBM dalam waktu dekat ? mereka baru bisa memastikan berlanjut/berhenti setelah melihat dan mendengar kenaikan itu sembari mencari peluang permintaan dari yang membutuhkan BBM itu sendiri. Peluang permintaan tersebut adalah karena bakal adanya 2 harga BBM dan banyak kebutuhan BBM dipelosok kampung dan desa.
Selain itu, mengenai harga BBM di Sampit nanti tidak begitu menjadi masalah besar dan yakin berapapun BBM akan dibeli karena daripada mesin tidak hidup..., he..he..he...
 
antrian truk di SPBU

SMAN 1 SAMPIT bersepeda.....

Jika anda kebetulan sedang ada di kota Sampit pada hari Jum'at pagi, mungkin akan melihat rombongan bersepeda yang semuanya merupakan anak SMAN 1 Sampit. Yang jelas olahraga ini sangat bermanfaat dan menyehatkan untuk mereka, serta mungkin juga lho... ada sedikit kampanye untuk menggalakkan dan menggunakan sepeda disaat BBM di Sampit keseringan selalu tidak ada, kalau ada pun antrinya panjang...... tapi itu mungkin lho... 

riangnya anak sma bersepeda

jenis sepedanya beragam merk

mungkin yang ini tidak punya sepeda...., he..he..he...

yach... ban sepedanya bocor...

Cara Sederhana menimbulkan Klotok/Sampan yang Karam


Di aliran sungai Mentaya, Kotawaringin Timur bagian tengah dikenal dengan adanya pasang surut sungai tersebut. Dengan keadaan sungai tersebut ditambah cuaca hujan sering terjadi karamnya klotok/sampan warga sekitar yang menyimpan di batangnya.
Namun ada beberapa pengalaman sebagian warga tentang bagaimana menimbulkan klotok/sampan yang karam seperti dibawah ini :


langkah 1 : mengangkat ujung depan klotok/sampan
langkah 2 : mengangkat ujung belakang sambil digoyang

langkah 3 : naik pada klotok dan siapkan gayung
langkah 4 : buang air dari klotok/sampan dengan gayung
langkah 5 : klotok/sampan sudah timbul dan siap dipakai kembali

Bandara H. Asan, Sampit Kotawaringin Timur


Alm. H. Asan Bin H.M. Arsyad

Ruang Tunggu Bandara H. Asan

Pesawat yang melayani Sampit-Jakarta

Antri BBM di SPBU Jl. Pelita Sampit

BBM di Kalimantan Tengah, khususnya di kota Sampit sangat dibutuhkan, apalagi proyek perkebunan besar di kota tersebut sedang berkembang. Namun dalam kenyataannya, hanya 1 jam saja bbm jenis solar habis dan mensiasati untuk mengisi bbm solar dengan tidak membeli di eceran yang harganya 5.500-6.000 yach menunggu berjam-jam. Itu pilihan para sopir dengan alasan operasional bbm yang terbatas. Beberapa sopir truk lebih memilih bbm solar lebih baik naik dengan pasokan selalu ada daripada murah namun berjam-jam malah seharian menunggu. Entahlah, sampai kapan harus begini, yang rugi rakyat juga...

Truk antri BBM cukup panjang

memang kesal kalau antri terlalu panjang

apakah masih ada bbm nya, canda para sopir

wow, baru diisi lagi tuch bbm

7 jam berjuang demi 76 liter solar

Desa Hantipan : Pertandingan Sepak Bola antara Pemilik Klotok L jurusan Sampit-Mendawai Melawan Desa Bapinang Hilir Laut

Hobi adalah pekerjaan bukan wajib namun perlu dilaksanakan, hal itu juga yang terjadi pada perkumpulan pemilik klotok L jurusan Sampit-Mendawai yang melaksanakan hobinya untuk menghilangkan rasa capek dengan bersepakbola di Desa Hantipan.

Lapangan Tergenang air, maklum musim hujan
Bersiap-siap menunggu lawan dan sekalian surut air
pasukan pemilik klotok L Sampit - Mendawai
 PS desa bapinang hilir laut datang dan pakai kaus berwarna biru langit
tukar cindera mata, namun desa bapinang hilir laut lupa bawa,...
mejeng sebelum bertanding
panitia siap-siap melaporkan perjalanan pertandingan
para pendukung masing-masing kesebelasan.
pertandingan dilaksanakan walau genangan air dimana-mana
gaya penonton di desa hantipan
pertandingan selesai, dan kembali ke pekerjaan semula


Entahlah hasil pertandingannya berapa lawan berapa, karena itu tidak penting. Yang jelas hobi itu sudah dilaksanakan.

Jalan Negara Yang Menyenangkan

Jalan negara yang menghubungkan Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara ini sangat indah dan rapi. sisi kiri dan kanan pemandangan hutan sawit, perkebunan dan hutan terlihat indah.

Kapal pengangkut Kopra yang pernah jaya di masanya, Kini....

Kapal motor Kayu pengangkut Kopra ini pernah jaya dan berlabuh di Sulawesi, NTB dan Jawa, namun kini sudah teronggok dan hancur di dekat pabrik Kopra Pulau Hanaut.